Apa itu Ondo (ONDO)

Oleh CMC AI
19 May 2026 08:54PM (UTC+0)
TLDR

Ondo (ONDO) adalah platform keuangan terdesentralisasi (DeFi) yang fokus pada tokenisasi aset dunia nyata (RWAs) untuk menghubungkan keuangan tradisional dengan teknologi blockchain.

  1. Tokenisasi Aset Institusional – Ondo mengubah aset seperti obligasi U.S. Treasury menjadi token di blockchain, sehingga memberikan akses global ke hasil investasi tingkat institusional.

  2. Token dengan Fokus Tata Kelola – Token ONDO digunakan untuk memberikan suara dalam pengambilan keputusan di Ondo DAO, yang terutama mengatur protokol pinjaman Flux Finance.

  3. Infrastruktur Blockchain Khusus – Proyek ini sedang membangun Ondo Chain, sebuah blockchain layer-1 yang dirancang untuk tokenisasi aset institusional yang sesuai aturan dan mendukung pergerakan lintas rantai (cross-chain).

Penjelasan Mendalam

1. Tujuan & Nilai yang Ditawarkan

Misi utama Ondo adalah mendemokratisasi akses ke produk keuangan institusional. Caranya adalah dengan tokenisasi aset dunia nyata (RWAs), seperti obligasi U.S. Treasury dan dana pasar uang, lalu membuatnya dapat diperdagangkan di jaringan blockchain. Proses ini bertujuan menggabungkan stabilitas dan hasil investasi dari keuangan tradisional dengan aksesibilitas 24/7 dan efisiensi dari DeFi. Salah satu produk utama adalah USDY, sebuah token yang didukung oleh obligasi U.S. Treasury jangka pendek dan deposito bank, yang menawarkan alternatif stablecoin dengan hasil investasi (CoinMarketCap). Dengan menghubungkan kedua dunia ini, Ondo menargetkan pengguna ritel yang mencari hasil investasi lebih baik sekaligus institusi yang membutuhkan jalur yang sesuai aturan untuk aset digital.

2. Teknologi & Tata Kelola

Ekosistem Ondo didukung oleh dua pilar teknologi utama: Ondo DAO dan Ondo Chain. Token ONDO berfungsi sebagai token tata kelola, yang memberikan hak suara kepada pemegangnya dalam pengambilan keputusan terkait Ondo DAO dan protokol yang dikelolanya, terutama Flux Finance (LCX). Untuk infrastrukturnya, Ondo sedang mengembangkan blockchain layer-1 sendiri, yaitu Ondo Chain. Diluncurkan pada Februari 2025, blockchain ini dibangun menggunakan Cosmos SDK dan kompatibel dengan EVM. Ondo Chain dirancang khusus untuk penggunaan institusional, dengan fitur validator berizin (lembaga keuangan yang diatur) dan staking yang didukung aset RWA untuk memastikan keamanan jaringan yang selaras dengan jaminan dunia nyata (Cosmos).

Kesimpulan

Ondo adalah proyek infrastruktur keuangan hibrida yang menggabungkan tokenisasi aset tradisional dengan pembangunan blockchain khusus untuk memenuhi kebutuhan institusional. Pertanyaannya adalah, seberapa efektif model berizin dan sesuai aturan ini dapat menarik modal triliunan dolar yang dibutuhkan untuk mewujudkan visi keuangan global berbasis blockchain?

CMC AI can make mistakes. Not financial advice.